Memiliki pasangan tekukur yang produktif adalah impian setiap peternak. Namun banyak yang mengeluh indukan tidak kunjung bertelur atau telur yang dihasilkan tidak fertile. Artikel ini merangkum pengalaman 10 tahun kami dalam mengoptimalkan produktivitas tekukur.
1. Pemilihan Pasangan yang Tepat
Faktor pertama dan paling penting adalah kesesuaian pasangan. Tekukur jantan dan betina yang tidak cocok akan jarang kawin, sehingga telur yang dihasilkan tidak fertile. Perhatikan tanda-tanda kecocokan berikut:
- Jantan aktif mengejar dan mengguk di dekat betina
- Betina tidak lari atau menyerang jantan
- Keduanya sering duduk berdekatan di tangkringan yang sama
- Terlihat saling membersihkan bulu (preening)
2. Kandang yang Nyaman dan Tenang
Tekukur adalah burung yang sensitif terhadap stres. Kandang yang terlalu ramai, bising, atau sering diganggu akan membuat indukan enggan bertelur. Pastikan kandang ditempatkan di area yang:
- Jauh dari lalu lintas manusia yang padat
- Mendapat sinar matahari pagi minimal 2–3 jam
- Memiliki ventilasi baik namun tidak terkena angin kencang langsung
- Tersedia sarang berupa mangkuk bambu atau rotan berdiameter 15 cm
3. Pakan Bernutrisi untuk Merangsang Birahi
Pakan yang tepat sangat berpengaruh terhadap produktivitas tekukur. Kombinasi pakan berikut terbukti meningkatkan frekuensi bertelur:
- Millet putih — sumber karbohidrat utama, berikan 60% dari total pakan
- Canary seed — mengandung protein tinggi, sangat baik untuk indukan
- Telur rebus cincang — sumber protein hewani, berikan 2–3 kali seminggu
- Sayuran hijau — daun kangkung atau bayam sebagai sumber vitamin
- Suplemen kalsium — cangkang telur yang dihaluskan atau cuttle bone untuk pembentukan cangkang telur
4. Manajemen Cahaya
Panjang hari (photoperiod) sangat mempengaruhi siklus reproduksi tekukur. Di alam liar, musim kawin terjadi saat hari-hari lebih panjang. Kita dapat memanfaatkan hal ini dengan mengatur pencahayaan buatan, memberikan total 14–16 jam cahaya per hari secara konsisten.
5. Tanda-tanda Tekukur Siap Bertelur
Kenali tanda-tanda ini untuk memastikan indukan betina sedang dalam kondisi puncak:
- Perut terasa lebih besar dan lembut saat dipegang
- Aktif menata dan memperbaiki sarang
- Lebih pendiam dan sering duduk di dekat sarang
- Jantan sering mengguk dan melakukan ritual kawin
Dengan kombinasi perawatan yang tepat, sebagian besar pasangan tekukur akan mulai bertelur dalam 2–4 minggu. Sabar dan konsisten adalah kunci utamanya. Jika setelah 6 minggu belum ada tanda-tanda, konsultasikan dengan kami melalui WhatsApp.