Anak burung tekukur membutuhkan perawatan yang tepat agar tumbuh kuat, bulunya berkembang dengan baik, dan tidak mudah terserang penyakit. Perawatan terbaik bergantung pada usia anak tekukur, terutama apakah masih berada di sarang atau sudah mulai bisa makan sendiri.

1. Berikan Pakan Sesuai Usia

  • Usia 0–7 hari: Anak tekukur biasanya mendapatkan makanan berupa crop milk dari induknya. Jika dipelihara tanpa induk, gunakan formula khusus untuk anakan burung merpati atau tekukur dengan panduan dokter hewan berpengalaman.
  • Usia 1–2 minggu: Kebutuhan pakan meningkat seiring pertumbuhan. Formula harus sesuai tahap perkembangan anak burung.
  • Usia 2–4 minggu: Anak tekukur mulai tumbuh bulu dan belajar mematuk makanan. Perkenalkan pakan secara bertahap sesuai kemampuannya.
  • Usia sekitar 4–6 minggu: Banyak anak tekukur mulai belajar makan sendiri, tetapi waktu sapih dapat berbeda-beda.

Jangan memberikan nasi, susu sapi, atau biji-bijian utuh kepada anak tekukur yang masih sangat kecil.

2. Jaga Suhu Tubuhnya

Anak tekukur yang belum memiliki bulu lengkap belum mampu mengatur suhu tubuh dengan baik.

  • Sediakan tempat yang hangat dan kering.
  • Gunakan sumber panas yang aman dan hanya menghangatkan sebagian area tempatnya agar anak burung bisa menjauh jika kepanasan.
  • Hindari angin kencang dan perubahan suhu mendadak.
  • Jangan menjemur anak tekukur kecil di bawah terik matahari langsung.

3. Pastikan Pemberian Pakan Aman

Jika harus meloloh sendiri, gunakan formula khusus dan ikuti petunjuk pencampuran serta suhu dari produsennya.

  • Jangan memaksa makanan masuk ke tenggorokan.
  • Jangan menyemprotkan air langsung ke paruh karena cairan dapat masuk ke saluran pernapasan.
  • Pastikan tembolok — kantong penyimpanan makanan di pangkal leher — mengosong secara normal sebelum pemberian berikutnya.
  • Jika tembolok tidak kosong, terasa keras, atau anak burung memuntahkan makanan, hentikan pemberian dan konsultasikan kepada dokter hewan.

Kesalahan teknik meloloh bisa menyebabkan anak tekukur tersedak atau mengalami gangguan pencernaan.

4. Jaga Kebersihan Sarang atau Tempat Pemeliharaan

  • Ganti alas yang basah atau kotor.
  • Bersihkan wadah pakan setiap hari.
  • Jauhkan anak tekukur dari kotoran yang menumpuk.
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah memegangnya.
  • Pisahkan dari burung lain yang sedang sakit.

Tempat yang bersih dan kering membantu menurunkan risiko infeksi.

5. Pantau Pertambahan Berat Badan

Jika memungkinkan, timbang anak tekukur setiap hari pada waktu yang sama menggunakan timbangan digital dengan ketelitian yang sesuai.

Pertumbuhan yang baik biasanya terlihat dari berat badan yang meningkat, tubuh yang semakin kuat, dan perkembangan bulu yang normal. Berat yang terus turun atau tidak bertambah perlu diperhatikan.

6. Kenali Tanda Anak Tekukur yang Sehat

Ciri-ciri sehat

  • Mata jernih dan terbuka.
  • Tubuh aktif dan merespons sentuhan.
  • Nafsu makan baik.
  • Bulu tumbuh secara bertahap.
  • Kotoran relatif konsisten dan tidak disertai gejala lain.

Tanda yang perlu diwaspadai

  • Mata berair atau bengkak.
  • Lendir di hidung atau paruh.
  • Napas berbunyi atau terengah-engah.
  • Tidak mau makan atau terus lemas.
  • Tembolok tidak kosong sebagaimana mestinya.

Jika muncul tanda-tanda tersebut, jangan langsung memberikan obat snot atau antibiotik tanpa mengetahui penyebabnya. Anak tekukur dapat mengalami gangguan akibat infeksi, kesalahan pemberian pakan, atau masalah lainnya.

7. Hindari Stres Berlebihan

Tempatkan anak tekukur di lingkungan yang tenang. Hindari terlalu sering memegangnya, memainkan suara keras, atau memindahkan tempatnya berulang kali. Jika masih dirawat induknya, sebisa mungkin biarkan proses pengasuhan berlangsung secara alami.

8. Jangan Asal Memberikan Vitamin atau Obat

Vitamin tidak selalu diperlukan jika anak tekukur mendapatkan pakan lengkap sesuai kebutuhannya. Penggunaan vitamin berlebihan dan obat tanpa dosis yang tepat justru dapat membahayakan.

Jika pertumbuhannya lambat, cari penyebabnya terlebih dahulu melalui evaluasi pakan, suhu, teknik pemberian makan, dan pemeriksaan kesehatan.


Tekukur.com — Rumah Informasi dan Komunitas Pecinta Burung Tekukur.